AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK BEKATUL BERAS (ORYZA SATIVA L) PUTIH, MERAH DAN HITAM: Dengan Metode 2,2 Difenil-1-Pikrilhidrazil (DPPH) Dan Ferric Reducing Antioxidant Power (FRAP)

Authors

Slamet Tuty
Departement of Pharmacy, Universitas Al-Ghifari

Synopsis

Bekatul yang selama ini diketahui sebagai pakan ternak di lingkungan masyarakat pedesaan, ternyata melalui suatu penelitian, ekstrak bekatul beras putih, merah dan hitam, mengandung aktivitas antioksidan yang sangat diperlukan oleh tubuh manusia. Dalam perkembangan obat-obatan kimia yang semakin beragam, ekstrak bekatul beras dapat dijadikan salah satu herbal yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan. Penemuan ekstrak bekatul beras ini ditemukan melalui penelitian laboratorium. Semoga temuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Published

December 5, 2023